Resume praktikum Basis Data

Nama : Moni Dwi Septi

Tugas : Praktikum Basis Data

Resume basis data

 pertemuan pertama

Data definition language(DDL) dan entity relationship diagram(ERD)

1.MYSQL

merupakan perangkat lunak  system menejemen basis data relasional yang digunakan

2.DDL

merupakan kumpulan perintah SQL yang digunakan untuk membuatmengubah dan menghapus struktur dan definisi metadata dari objek-objek database

Perinta yang biasa digunakan ddl:

a.create:untuk membuat objek

b.alter:mengubah objek yg telah ada

c.drop:menghapus objek yang telah ad

Daftar Perintah DDL pada MySQL

Berikut adalah contoh perintah DDL yang digunakan pada MySQL. Klik pada link untuk melihat rincian penggunaan dari perintah tersebut.

  • CREATE VIEWPerubahan (ALTER & RENAME)
    • ALTER DATABASE
    • ALTER FUNCTION
    • ALTER PROCEDURE
    • ALTER TABLE
    • ALTER VIEW
    • RENAME TABLE
  • Penghapusan (DROP)
    • DROP DATABASE
    • DROP FUNCTION
    • DROP INDEX
    • DROP PROCEDURE
    • DROP TABLE
    • DROP TRIGGER
    • DROP VIEWTIPE DATA MYSQL
      ·         No Tipe Data Bentuk Dasar Penulisan Keterangan Ukuran
      1. TINYINT TINYINT [(M)] [UNSIGNED] [ZEROFILL] Digunakan untuk menyimpan data bilangan bulat positif dan negatif.Bilangan bulat terkecil, dengan jangkauan untuk bilangan bertanda -128 sampai dengan 127 dan untuk yang tidak bertanda 0 sampai dengan 255. Bilangan tak bertanda ditandai dengan kata UNSIGNED 1 byte
      2. SMALLINT SMALLINT [(M)] [UNSIGNED] [ZEROFILL] Digunakan untuk menyimpan data bilangan bulat positif dan negatif.Jangkauan untuk bilangan bertanda -32768 sampai dengan 32767 dan untuk yang tidak bertanda (jangkauan unsigned) 0 sampai dengan 65535 2 byte
      3. MEDIUMNIT MEDIUMINT [(M)] [UNSIGNED] [ZEROFILL] Digunakan untuk menyimpan data bilangan bulat positif dan negatif.Jangkauan  untuk bilangan bertanda -8388608 sampai dengan 8388607 dan untuk yang tidak bertanda (jangkauan unsigned) 0 sampai dengan 16777215 3 byte
      4. INT INT [(M)] [UNSIGNED] [ZEROFILL] Digunakan untuk menyimpan data bilangan bulat positif dan negatif .Jangkauan untuk bilangan bertanda -2147483648 sampai dengan 2147483647 dan untuk yang tidak bertandan (jangkauan usigned)  0 sampai dengan 4294967295 4 byte
      5. INTEGER [(M)] [UNSIGNED] [ZEROFILL] Sama dengan INT.
      6. BIGINT BIGINT [(M)] [UNSIGNED] [ZEROFILL] Digunakan untuk menyimpan data bilangan bulat positif dan negatif .Jangkauan  untuk bilangan bertanda -9223372036854775808 sampai dengan 9223372036854775807 dan untuk yang tidak bertanda 0 sampai dengan
      184467440737079551615
      8 byte.
      7. FLOAT FLOAT [(M,D)] [ZEROFILL] Digunakan untuk menyimpan data bilangan pecahan positif dan negatif presisi tunggal.Jangkauan: -3.402823466E+38 s/d -1.175494351E-38, 0, dan 1.175494351E-38 s/d 3.402823466E+38 4 byte
      8. DOUBLE DOUBLE [(M,D)] [ZEROFILL] Digunakan untuk menyimpan data bilangan pecahan positif dan negatif presisi ganda.Tidak dapat bersifat unsigned.

      Nilai yang diijinkan adalah -1.7976931348623157E+308 hingga -2.2250738585072014E-308 untuk nilai negatif, 0, dan 2.2250738585072014E-308 hingga 1.7976931348623157E+308 untuk nilai positif.

      8 byte
      9. DOUBLE PRECISION [(M,D)] [ZEROFILL] Bilangan pecahan berpresisi
      ganda.
      8 byte.

 

9. DOUBLE PRECISION [(M,D)] [ZEROFILL] Bilangan pecahan berpresisi
ganda.
8 byte.
10. REAL [(M,D)] [ZEROFILL] Sinonim dari DOUBLE. 8 byte.
11. DECIMAL DECIMAL [(M,D)] [ZEROFILL] Digunakan untuk menyimpan data bilangan pecahan positif dan negatif.Misalnya DECIMAL(5,2) dapat digunakan untuk menyimpan bilangan -99,99 sampai dengan
99,99
M byte
12. NUMERIC [(M,D)] [ZEROFILL] Sama dengan Decimal. M byte.

2.TIPE DATA UNTUK TANGGAL DAN JAM

No Tipe
Data
Bentuk Dasar Penulisan Keterangan Ukuran
1. DATETIME Kombinasi tanggal dan waktu
dengan jangkauan dari ‘1000-01-01 00:00:00’ sampai dengan ‘9999-12-31 23:59:59’
8 byte.
2. DATE Kombinasi tanggal dan waktu
dengan jangkauan dari ‘1000-01-01’ sampai dengan ‘9999-12-31 ’
8 byte.
3. TIMESTAMP TIMESTAMP [(M)] Kombinasi tanggal dan waktu
dengan jangkauan dari ‘1970-01-01’ sampai dengan ‘2037 ’
4 byte.
4. TIME Digunakan untukmenyimpan waktu dengan jangkauan dari
-838:59:59 sampai dengan 838:59:59
3 byte.
5. YEAR Digunakan untuk menyimpan data tahun dari tanggal antara 1901 sampai dengan 2155 1 byte

3.TIPE DATA KARAKTER

No Tipe
Data
Bentuk Dasar Penulisan Keterangan Ukuran
1. CHAR CHAR(M) [BINARY] Data string dengan panjang yang tetap. CHAR(1) cukup ditulis dengan CHAR. 1<=M<=255, Jika ada sisa, maka sisa tersebut diisi dengan spasi (misalnya nilai M adalah 10, tapi data yang disimpan hanya memiliki 7 karakter, maka 3 karakter sisanya diisi dengan spasi). Spasi ini akan dihilangkan apabila data dipanggil. Nilai dari CHAR akan disortir dan diperbandingkan secara case-insensitive menurut default character set yang tersedia, kecuali bila atribut BINARY disertakan. M byte.
2. VARCHAR VARCHAR (M)[BINARY] Ukuran L+1 byte dengan L<=M dan
1<=M<=255. Data string dengan panjang bervariasi tergantung datanya. Jika nilai M adalah 10 sedangkan data yang disimpan hanya terdiri dari 5 karakter, maka lebar data tersebut hanya 5 karakter saja, tidak ada tambahan spasi.
L+1 byte
3. TINYBLOB,TINYTEXT L+1 byte, dengan L<2. Tipe
TEXT atau BLOB dengan panjang maksimum 255 karakter.
L+1 byte
4. BLOB,TEXT L+2 byte, dengan L<216 . Tipe
TEXT atau BLOB dengan panjang maksimum 65535 karakter.
L+2 byte
5. MEDIUMBLOB, MEDIUMTEXT L+3 byte, dengan L<224. Tipe
TEXT atau BLOB dengan panjang maksimum 1677215 karakter.
L+3 byte
6. LONGBLOB, LONGTEXT L+4 byte, dengan L<232. Tipe
TEXT atau BLOB dengan panjang maksimum 4294967295 karakter.
L+4 byte
7. ENUM ENUM(’nilai1’,’nilai2’,..) Ukuran 1 atau 2 byte tergantung nilai
enumerasinya maks 65535 nilai
1 atau 2 byte
8. SET SET(’nilai1’,’nilai2’,..) Ukuran 1,2,3,4 atau 8 byte tergantung jumlah anggota himpunan maks 64 anggota. 1,2,3,4 atau 8 byte

3.cara menggunakan  MySQL di cmd;

1) Buka CMD;

2) ketikan cd c:\xampp\mysql\bin

3) mysql -u root

Cara menggunakan perintah-perintah ddl:

1.Create

Untuk Membuat tabel

 CREATE DATABASE nama_database;

Jika ingin menjalankan ketikan use nama_database;

Nama –nama tipe data:

Primary key,:menunjukkan nilai yang berbeda dari yang lainnya

Auto_increment:field terisi langsung

Not null:field tidak boleh kosong

 2.Drop

Untuk Menghapus Tabel

DROP TABLE nama_tabel;

3.Alter

 Mengubah Nama Tabel

Alter table nama_tabel rename to nama_tabelbaru;

  Menambah Kolom

Alter table nama_kolom add kolom(nama_kolom tipe() ketentuan pengisian missal nottnull);

 Mengganti Kolom

Alter table nama_tabel modify nama_kolom tipe;

  Menghapus Kolom                                                                                                                      Alter table nama_table drop column nama_colom;

Entity relationship(erd) merupakan tehnik

Entity Relationship diagram (ERD) merupakan teknik yang digunakan untuk memodelkan kebutuhan data dari suatu organisasi,

Komponen erd diagram:

Entitas

 adalah objek dunia nyata yang dapat dibedakan dengan objek laincontoh: mahasiswa,dosen,departemen.

 2.Atribut

adalah Setiap entitas pasti mempunyai elemen yang disebut atribut yang berfungsi untuk mendeskripsikan karakteristik dari entitas tersebut. Isi dari atribut mempunyai sesuatu yang dapat mengidentifikasikan isi elemen satu dengan yang lain. Gambar atribut diwakili oleh simbol elips.

Contoh:nama,kd_matkul,id_pegawai

  1. Relasi adalah

Adalah  hubungan antara beberapa entitas.

contoh relasi:mengontrak,menjual,memiliki

4.kardinalitas

Kardinalitas relasi menunjukkan jumlah entitas yang dapat berelasi:

 a.One to One

one-to-one :sebuah entitas pada A berhubungan dengan entitas B paling banyak 1.contoh entitas rector berelasi dengan universitas

b.One to Many dan Many to One

 sebuah entitas pada A berhubungan dengan entitas B lebih dari satu.

contoh : 1 depertemen memiliki banyak pegawai

c.Many to many

 Kardinalitas Many to Many terjadi apabila banyak entitas berhubungan dengan banyak entitas

pertemuan kedua

DML (Data Manipulation Language)

DML atau Data Manipulation Language adalah kumpulan perintah query yang digunakan untuk memanipulasi data dalam tabel, seperti menambah, merubah atau menghapus data. Perintah ini tidak terkait dengan struktur dan metadata dari objek-objek yang berada pada tabel-tabel database.

Perintah-perintah pada DML:

  • Update

merupakan perintah yang berfungs untuk merubah atau memperbaharui data pada database.

  • Insert

merupakan perintah yang berfungsi untuk menambah / memasukan data atau record pada database

Insert nama_tabel() values

  • Select

merupakan perintah yang berfungs untuk melihat atau menampilkan data pada database.

  • Melihat atau menampilkan seluruh isi

Select *from nama_table;

  • Melihat atau Menampilkan dengan klausa where

Selec *from nama_table where kondisi;

  • Menampilkan field tertentu

Select field from nama_table;

  • Menampilkan data yang diambl dari beberapa table

Select table1,field1,table2, field 2..

From table1 table2

  • Where kondisi

Select *from nama_table where kondisi1 and kondisi2 and kondisi3..;

Select *from nama_table where kondisi1 or kondisi2 or kondisi3..;

  • Menggunakan between and not between

Select *from nama_table where field between batas_bawah andbatas_atas;

Select *from nama_table where field notbetween batas_bawah andbatas_atas;

  • Menggunakan operator like dan notlike

Select *from nama_tabe where like’..%’;

Select *from nama_tabe where like’%..’;

Select *from nama_tabe where like’%..%’;

  • Menggunaka operataor order by(mengurutkan data)

Select *from nama_table order by nama_field;

  • Menggunakan asc dan desc

Asc => untuk pengurutan dari kecil ke besar

Select *from nama_table order by nama_field asc;

Desc =>untuk pengurutan dari besar ke kecil

Select *from nama_table order by nama_field desc;

3.update

Untuk memperbarui data lama

Update nama_table SET field1=nilai_baru…

Where kondisi;

4.delete

Menghapus atau menghilangkan data

Delete from nama_table where kondisi;

 

Pertemuan ke tiga

AGGREGASI GROUPING

Agregasi dalam SQL merupakan proses untuk mendapatkan nilai dari sekumpulan data yang telah dikelompokkan.

A.AGGREGASI

1.avg(rata-rata nilai)

Select avg(nama_field)from nama_table;

2.count(nilai jumlah data)

Select count(nama_field)from nama_table;

3.max(nilai tertiggi/besar)

Select max(nama_field)from nama_table;

4.min(nilai terendah/kecil)

Select max(nama_field)from nama_table;

5.sum(nilai total)

Select max(nama_field)from nama_table;

6.round(melengkapi nilai dengan ditentukan jumlah decimal)

Select round(nama_field,jumlah_desimal)from nama_table;

7.stddep_pop(nilai standar deviasi populasi)

Select stddep_pop(nama_field)from nama_table;

8.var_pop(nilai standar varian populasi

Select varian_pop(nama_field)from nama_table;

B.Grouping

1.ORDEY BY

Menampilkan data secara terurut

Select *from nama_table  ORDER BY atribut ASC/DESC;

2.GROUP BY

Pengelompokan data

Select *from nama_table  GROUP BY atribut ;

3.HAVING

Sama dengan where tapi heavng pada fungsi agregasi

Select atribut from nama_table group by atribut having fungsi_agregasi;

4.VIEW

Untuk membuat table semu

Create view nama_view as<query>;

untuk menampilkan :

Select *from nama_tabelsemu_yang telahdibuat;

 

resume RE pertemuan ke 3

NAMA : MONI DWI SEPTI

KELAS:ILKOM C2

RESUME:RANGKAYAN ELEKTRI

PERTEMUAN KE 3

AVOMETER

Avometer  berasal dari kata AVO dan METER,A adalah ampere satuan dari kuat arus listrik,V adalah volt satuan dari tegangan,dan O adalah  ohm satuan dari hambatan.sedang kan meter adalah satuan dari ukuran.jadi AVOMETER adalah alat yang digunakan untuk menghitung kuat arus,tegangan baik DC maupun AC,dan hambatan listrik.

Berdasarkan prinsip kerjanya, ada dua jenis AVO meter, yaitu :

  1. AVO meter analog (menggunakan jarum putar )
  2. Cara-Mengukur-Kapasitor-dengan-MultimeterAVO meter digital (menggunakan display digital)

avoanalog

             Pada AVO meter digital, hasil pengukuran dapat terbaca langsung berupa angka-angka (digit), sedangkan AVO meter analog tampilannya menggunakan pergerakan jarum untuk menunjukkan skala.

Kabel yang ada di avometer.

1.kabel merah:untuk yang muatan positif.

2.kabel hitam:untuk yang muatan negatif.

Contoh alat yang diikur dengan avometer analog dan digital.

  1. Resistor
  2. Baterai
  3. dioda

Langkah-langkah menggunakan avometer:

  1. Untuk memulai setiap pengukuran, hendaknya jarum menunjukkan angka nol apabila kedua penjoloknya dihubungkan. Putarlah     penala mekanik apabila jarum belum tepat pada angka nol (0).
  2. Putarlah sakelar pemilih ke arah besaran yang akan diukur, misalnya ke arah DC mA apabila akan mengukur arus DC, ke arah AC V untuk mengukur tegangan AC, dan ke arah DC V untuk mengukur tegangan DC.
  3. Selanjutnya avometer akan menampilkan nilai.
  4. Jika menggunakan avometer digital maka nilai yang diukur langsung dapat diliahat yaitu berupa angka pada layar.sedangkan jika menggunakan avometer analog maka harus dilakukan penghitungan terlebih dahulu.

1.untuk mengitung tegangan

R = BU x JP
R = resistansi yang terukur (ohm)
BU = Batas Ukur yang digunakan
JP = Penunjukan Jarum pada skala

2.untuk menghitung kuat arus

Cara-Mengukur-Kapasitor-dengan-Multimeter
VDC=TeganganDC                                                                                                                    Vac=tegangan ac
BU = Batas Ukur                                                                                                                    – SM = Skala maksimum yang dipakai
JP = Jarum Penunjuk

 

Cara menentukan transistor tiga kaki apakan npn atau pnp

 

NPN                PNP                 KONDISI

Basis(-)

Coll(+)             baik                 rusak                gerak

Em(+)              baik                 rusak                gerak

Basis(+)

Coll(-)              rusak                baik                 gerak

Em(-)               rusak                baik                 gerak

 

 

 

 

praktikum RE materi 1 dan 2

NAMA:MONI DWI SEPTI

NIM:1404643

TUGAS:RANGKAYAN ELEKTRIK

Materi ke 1                     

Komponen elektronika

A.Komponen elektronika

  1. Komponen aktif

   Adalah komponen elektrik yang memerlukan arus listrik untuk bekerja.

Contoh komponen aktif yaitu:

  1. Transistor

Transistor mempunyai tiga elektroda yaitu:

Transistor mempunyai tiga elektroda yaitu:

  1. dasar (basis)
  2. pengumpul (kolektor)
  3. pemancar (emitor).

Berdasarkan strukturnya, Transistor terdiri dari 2 Tipe Struktur yaitu:PNP dan NPN.

35

Fungsi transistor:

  1. .Sebagai sebuah penguat (amplifier)
  2. Sirkuit pemutus dan penyambung (switching)
  3. Stabilisasi tegangan (stabilisator)
  4. .Sebagai perata arus
  5. Menahan sebagian arus
  6. Menguatkan arus
  7. Membangkitkan frekuensi rendah maupun tinggi
  8. Modulasi sinyal dan berbagai fungsi lainnya.
  1. Dioda

Berfungsi untuk menyearahkan sinyal listrik.

  1. 6
  2. 2.Komponen pasif

Komponen pasif adalah jenis komponen elektronika yang bekerja tanpa memerlukan arus listrik.

Contoh komponen pasif adalah:

  1. Resistor

berfungsi  untuk membatasi atau menghambat arus listrik.

7

Pita warna untuk menhitung resistor.

8

2.Kapasitor:

Berfungsi  untuk menyimpan medan listrik, memblokir arus DC dan meneruskan arus AC.

9

3.Induktor:

Berfungsi untuk  menguatkan dan menyearahkan sinyal maupun mengubah suatu energi ke bentuk lainnya.

10

Pertemuan ke 2

Rangkaian listrik

Rangkaian listrik

Rangkaian listrik adalah rangkaian yang dialiri arus listrik.

1.Rangkaian terbuka :  Rangkaian Terbuka tidak dapat mengalirkan arus karena jalannya arus diputus (dibuka).

Contoh rangkaian terbuka

11

2.Rangkaian Tertutup : rangkain yang  dapat mengalirkan arus listri yang ditandai dengan nyalahnya lampu.

12

Symbol-simbol  pada rangkaian

13

Jenis –jenis  rangkaian

1.rangkaian seri adalah rangkaian searah,rangkaian seri  mempunyai tegangan yang sama, tapi apabila yang satu mengalami kerusakan maka yg lain tidak dapat digunakan.

14

 

2.rangkaian paralel arangkayan yang mempunyai percabangan,rangkaian parallel jika salah satu mengalami kerusakan,komponen yang lain tetap berjalan

15